
Cara Mencegah Alergi Kulit dan Dermatitis akibat Minyak Potong
Panduan Ahli untuk Mencegah Alergi Kulit di Lingkungan Pemesinan
Dalam pengerjaan logam, cairan pemotong sangat penting untuk presisi dan umur panjang alat. Namun, mereka juga dapat menyebabkan Dermatitis Pekerja - risiko kesehatan yang umum namun dapat dicegah. Ruam, gatal, dan pengelupasan kulit tidak hanya mempengaruhi kesejahteraan operator tetapi juga mengurangi produktivitas bengkel.
Sebagai pemasok pelumas industri yang terpercaya, HAI LU JYA HE membagikan wawasan dari spesialis fluida kami tentang penyebab alergi minyak potong dan cara praktis untuk mencegahnya, melindungi tim Anda dan produktivitas.
Memahami Penyebab Utama Iritasi Kulit
Dermatitis minyak pemotong jarang disebabkan oleh satu faktor; biasanya merupakan hasil dari lingkungan cair yang terganggu. Iritan kimia, seperti pengawet dan agen tekanan ekstrem (EP), dapat secara alami keras pada kulit sensitif. Risiko ini meningkat ketika cairan masuk ke dalam "Zona Bahaya pH"—tingkat di atas 9,5 menghilangkan minyak pelindung kulit, sementara tingkat di bawah 8,0 memungkinkan kontaminan biologis (bakteri dan jamur) berkembang, yang dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, pemesinan kecepatan tinggi menghasilkan kabut aerosol dan membawa serpihan logam mikroskopis (serpihan halus). Ketika partikel-partikel ini mengendap di kulit, mereka menyebabkan goresan mikro mekanis yang memungkinkan bahan kimia menembus lebih dalam, mempercepat respons inflamasi. Mengelola variabel-variabel ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan keselamatan operator jangka panjang dan stabilitas fluida.
🔍 3 Penyebab Utama Iritasi Kulit Minyak Pemotong
- Iritan Kimia: Aditif seperti pengawet, emulsifier, dan agen tekanan ekstrem (EP) diperlukan untuk kinerja tetapi bisa keras pada kulit sensitif.
- "Zona Bahaya pH": * pH > 9,5 (Terlalu Alkalin): Menghilangkan minyak alami dari kulit, menyebabkan kekeringan dan luka bakar kimia.
- Kabut Aerosol: Pemesinan kecepatan tinggi mengubah cairan menjadi partikel halus yang mengendap di kulit yang terpapar dan mengiritasi sistem pernapasan.
📒 5 Solusi Strategis untuk Workshop yang Lebih Aman
1. Pilih Cairan Ramah Kulit: Beralih ke formula ramah lingkungan seperti seri MORESCO atau WILL AIE kami. Ini bebas dari formaldehid dan klorin, meminimalkan iritasi tanpa mengorbankan kinerja.
2. Pertahankan "Titik Manis" pH: Uji cairan setiap minggu untuk menjaga tingkat pH antara 8,5 dan 9,5. Tetap dalam rentang ini mencegah luka bakar kimia (pH tinggi) dan pertumbuhan bakteri (pH rendah).
3. Optimalkan Kualitas Udara: Pasang kolektor kabut efisiensi tinggi dan pastikan ventilasi yang baik. Ini menghilangkan partikel udara tak terlihat yang mengiritasi kulit dan paru-paru.
4. Gunakan Perlindungan Nitril: Kenakan sarung tangan nitril (bukan lateks) untuk ketahanan kimia yang lebih baik. Selalu ganti pakaian segera jika terkena pendingin untuk menghindari kontak yang berkepanjangan.
5. Praktikkan Kebersihan Kulit yang Tepat: Gunakan pembersih lembut yang netral pH daripada sabun industri yang keras. Oleskan krim pelindung sebelum shift dan pelembab setelah bekerja untuk memulihkan penghalang alami kulit.
☎️ Butuh Panduan Ahli tentang Keamanan Cairan? +886-25332210
Jangan mengorbankan kesehatan operator demi kinerja. HAI LU JYA HE berdedikasi untuk memberikan saran proaktif dan profesional tentang pemilihan dan pemeliharaan cairan yang aman. Hubungi tim dukungan teknis kami hari ini untuk konsultasi keselamatan cairan dan solusi yang disesuaikan dengan mesin dan lingkungan Anda. Atau isi formulir di bawah ini untuk terhubung dengan seorang spesialis!
- Artikel
Buih dalam pemesinan logam adalah masalah yang mahal dan sering diabaikan. Ketika buih pendingin mempengaruhi mesin bubut CNC atau mesin frais Anda, itu dapat mengurangi kualitas pemesinan, memperpendek...
Baca lebih banyakDi bengkel mesin atau fasilitas pengolahan logam, bau tidak sedap adalah masalah umum. Kami sering mendengar keluhan tentang bau busuk.
Baca lebih banyak